Posted by: Darmawan | April 21, 2008

UU ITE Mendapat Sambutan Hangat


Jakarta (Depkominfo) – Indonesia memasuki babak baru dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi. Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru saja disahkan DPR mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan terutama kalangan pengusaha, demikian rangkuman pemikiran yang ditangkap pada Seminar Sehari tentang Indonesia e-Commerce Legislation Workshop (Lokakarya Peraturan Perundangan Kegiatan Komersial) melalui jalur elektronik (e-Commerce) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Selasa (8/4).
Lahirnya UU ITE merupakan hasil perjalanan panjang dari upaya pemerintah khususnya Depkominfo dalam mewujudkan perangkat ICT di Indonesia yang selama ini dirasakan jauh tertinggal dibanding negara lain di Asia Tenggara.

Seminar yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bekerjasama dengan Pemerintah Australia (AusAID) dan ASEAN Sekretariat itu dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Cahyana Ahmadjajadi mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika, Prof.Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA.

Digelar dengan tema Workshop on Indonesia e-Commerce Legislation in Harmonisation With International Best Practice, Ketua penyelenggara Seminar, Ir. Djoko Agung mengatakan seminar dihadiri oleh 150 peserta dari dalam dan luar negeri seperti delegasi dari Australia, negara anggota ASEAN antara lain Laos, Kamboja, Sekretariat Nasional ASEAN dan tuan rumah, Indonesia.

Seminar menampilkan pembicara dari DPR, pakar IT, hukum dan perbankan antara lain Staf Ahli Menteri Kominfo Edmon Makarim, CEO Indo. Com, Eka Ginting, Vice President Bank Danamon, Jose Luhukay, Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Teddy Sukardi dan Direktur Galexia, Chris Connolly. Seminar dipandu oleh anggota Ketua Dewan TIK Nasional, Dr. Giri Susesno.

Dalam sambutan tertulisnya, Menkominfo mengatakan UU ITE merupakan sebuah payung hukum dalam e-commerce sehingga pelaku transaksi elektronik tidak perlu khawatir melakukan transaksi elektronik. Menurut Menteri, e-commerce memiliki cakupan kegiatan yang sangat luas baik produksi maupun jasa. Dalam ekonomi global yang lagi berkembang secara drastis saat ini, e-commerce sudah menjadi komponen penting dalam strategi bisnis.

Perpaduan ICT dalam bidang usaha sudah merevolusi hubungan antara lembaga usaha dan individual dan antara organisasi dan individual. Pendek kata, kata Menteri, ICT dalam bisnis mampu mempercepat produktivitas, mendorong pertumbuhan pelanggan, adanya kustomisasi massal dan mengurangi biaya.

Lebih jauh Menteri mengatakan yang terlibat dalam e-commerce antara lain adalah issuer (isntitusi keuangan yang menerbitkan kartu Bank), pemegang kartu (konsumen sebagai anggota penerbit kartu), pedagang (penjual, jasa dan informasi jasa), Institusi keuangan yang menyediakan jasa transaksi dan proses Kartu Bank) dan Certification Authority ( pihak ketiga terpercaya yang menerbitkan sertifikat digital).

Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Yasin Kara, SE yang merupakan salah seorang anggota Pansus yang membahas RUU ITE tersebut mengatakan proses pengkajian UU ITE di DPR itu sangat panjang. Ini disebabkan oleh berbagai hal antara lain banyak anggota Dewan yang tidak mengerti tentang istilah yang digunakan.

Terkadang untuk memastikan satu istilah dan menyamakan persepsi sesama anggota dewan cukup lama bahkan bisa memakan waktu satu bulan. UU ITE sarat persoalan hukum cyber. Karena itu kami tidak hanya belajar dari berbagai sumber, seperti buku, para pakar dan internet tapi juga dari praktisi transaksi elektronik itu sendiri,” ujar Yasin.

Yang menarik kata Sekretaris Fraksi PAN itu adalah pembahasan bidang pornografi dimana anggota Dewan terlibat alot dalam diskusi sehingga menghabiskan waktu terlama dalam pembahsan UU ITE tersebut.

Prof. Dr. Ahmad Ramli yang diwakili oleh Staf Ahli Menkominfo, Dr. Edmon Makarim menampilkan grand design cyber in Indonesia yang meliputi struktur kebijakan IT, kondisi matang kebijakan IT, perangkat hukum dan peraturannya, serta 7 program induk yang tercakup dalam e-commerce Indonesia yakni e-education, e-procurement, e-budget, national single window, palapa ring dan software legalization.

Sementara Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Teddy Sukardi mengatakan dalam UU ini ada keharusan adanya tanda tangan elektronik (digital). Hal ini sejalan dengan panduan kerja e-ASEAN (e-ASEAN Framework Guidelines) bagi pengakuan tanda tangan digital lintas batas dalam ASEAN.

Sebagai contoh Teddy mengatakan hal yang sangat bersifat pribadipun seperti e-mail dapat dirubah, dimodifikasi, dipalsukan atau di intersep oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Maka dari itu tingkat pengamanan e-commerce secara absolut harus prima.

Karena e-commerce yang efektif memberikan keuntungan besar bagi kegiatan perdagangan melalui internet, maka penggunaan public key dan tanda tangan elekronik ( digital signature) wajib diperlukan.

UU ITE banyak bicara soal kejahatan cyber terutama hal yang berhubungan dengan akses illegal terhadap sistem komputer (hacking), akses illegal terhadap data, penyadapan hubungan transmisi publik dan pribadi, penyerobotan sistem informasi, menciptakan dan menggunakan perangkat pembajakan, pemalsuan dengan komputer dan penipuan dengan komputer, ujar Teddy.

Untuk dunia usaha dan perbankan, Jose Luhukay tampil elegan. Pakar pasar modal ini secara konsepsual menggelar data dan informasi transaksi elektronik di Indonesia per hari maupun perbulan. Dari pengalamannya itu, ia mengemukakan bahwa ditemukan berbagai masalah yang seharusnya tidak terjadi. Masalah itu antara lain adalah kesiapan pelaku e-commerce itu sendiri dimana mereka banyak menemui gagal bayar antar mereka seperti pialang dan investor di pasar modal Indonesia.

Komentar positif terhadap UU ITE juga disampaikan oleh Chris Conolly, Direktur Galexia setelah membedah dan membandingkan UU ITE dengan best-practice di negeri ASEAN, Australia, PBB dan Uni Eropa, UU ITE dinilai lengkap. (aptel/e-bussines/z)

Sumber :  http://www.depkominfo.go.id/


Responses

  1. Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com/
    http://www.infogue.com/pengetahuan_umum/uu_ite_mendapat_sambutan_hangat/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: