<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Darmawan Napitupulu, ST, M.Kom</title>
	<atom:link href="http://darwana70.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://darwana70.wordpress.com</link>
	<description>Manage your time, Reach your goals...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 May 2011 12:09:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='darwana70.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Darmawan Napitupulu, ST, M.Kom</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://darwana70.wordpress.com/osd.xml" title="Darmawan Napitupulu, ST, M.Kom" />
	<atom:link rel='hub' href='http://darwana70.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tips Lulus Ujian SIM A/C</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2010/07/21/tips-lulus-ujian-sim-ac/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2010/07/21/tips-lulus-ujian-sim-ac/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 08:50:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi Pengurusan SIM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Polri kini jauh lebih baik, salah satunya terlihat saat pengurusan SIM C baru di Pusat Layanan SIM Daan Mogot. Prosesnya cepat dan total biaya yang dibutuhkan adalah sebesar 125.000, persis sama dengan yang terpampang di website Ditlantas Polri, silahkan di cek Ditlantas Polri – Forum SIM, Ditlantas Polri – Biaya SIM Biaya pengurusan SIM C [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=164&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Polri kini jauh lebih baik, salah satunya terlihat saat pengurusan SIM C baru di Pusat Layanan SIM Daan Mogot. Prosesnya cepat dan total biaya yang dibutuhkan adalah sebesar 125.000, persis sama dengan yang terpampang di website Ditlantas Polri, silahkan di cek Ditlantas Polri – Forum SIM, Ditlantas Polri – Biaya SIM</p>
<p>Biaya pengurusan SIM C di Jakarta tahun 2010<br />
Biaya Pembuatan SIM baru: 75.000 (berkuitansi, dibayarkan di Bank BRI)<br />
Asuransi : 30.000 (berkuitansi)<br />
Kesehatan : 20.000 (berkuitansi)<br />
Administrasi : 10.000 (optional)<br />
Sewa Motor : 5.000 (optional)<br />
Dompet : 5.000 (optional)<br />
Total : 145.000,-</p>
<p>*optional artinya bisa dibayarkan bisa tidak.</p>
<p>Selasa kemarin saya mengurus SIM C baru di Daan Mogot. Menurut papan pengumuman yang tertera disana, untuk proses pengurusan SIM C memerlukan waktu kurang lebih 2 jam. Pengalaman saya kemarin saya membutuhkan waktu 4 jam, karena saya gagal di test teori. Untungnya Polri memberi kesempatan kita untuk melakukan remedial test, segera setelah test teori yang pertama gagal. Test teori pertama saya nilainya 16 (dari minimum 18) kemudian test kedua menjadi 19 lulus.</p>
<p><strong>Tips mudah lulus ujian SIM A/C</strong><span id="more-164"></span><br />
Sedikit tips bagi yang ingin mengurus SIM C ataupun SIM A di Daan Mogot:</p>
<p>1. Datang pagi-pagi<br />
Usahakan datang sebelum jam 8.00 pagi. Jangan lupa membawa alat tulis pinsil dan pulpen (bisa beli seharga Rp 2000). Juga jangan lupa membawa fotokopi KTP 4 lembar (bisa juga fotokopi ditempat seharaga Rp 2000).</p>
<p>2. Test kesehatan<br />
Tahapan pertama adalah test kesehatan (mata), segera menuju tempat test kesehatan. Atau bila bingung, segera hubungi bagian informasi, atau polisi yang bertugas dibagian depan pintu masuk untuk mengetahui tahapan pengurusan test. Biaya 20.000. Hampir dipastikan test kesehatan ini lulus.</p>
<p>3. Bayar-bayar<br />
Selanjutnya bayar-bayar, biaya pembuatan SIM baru dan asuransi seperti diatas</p>
<p>4. Test teori<br />
Test teori terdiri dari 30 soal dengan minimum score 18. Untuk tiap jenis SIM soalnya berbeda dan ada 9 variasi untuk masing-masing SIM A, B dan C. Test teori ini merupakan saringan pertama. Beruntung, saya bisa lulus setelah dua kali mencoba, pasalnya banyak teman-teman yang hingga 6-8 kali mencoba test teori dan masih gagal. Menariknya, Polri langsung memberikan remedial test saat itu juga, sehingga tidak perlu menunggu hingga 14 hari. Namun bila remedial test gagal, maka kita hanya diperbolehkan mengulang 14 hari berikutnya.</p>
<p>Soal terdiri dari 2 tipe, hafalan dan analisa. Hafalan seperti, berapa usia minimum mendapatkan SIM C, apa arti rambu, soal tipe hapalan ini merupakan penyumbang score terbesar. Tipe kedua adalah analisa, sekitar 30% rasa-rasanya adalah analisa seperti kendaraan mana yang harus maju duluan, kendaraan mana yang harus menunggu. Soal tipe analisa ini cukup membingungkan. Saking membingungkannya -mungkin karena dalam ‘real life situation’ teori-teori ini tidak mungkin diaplikasikan, maka kita harus berhati-hati betul. Tipsnya adalah buang jauh-jauh persepsi anda selama ini tentang bagaimana mengemudi di jalan raya.</p>
<p>5. Test praktek<br />
Untuk test motor, ada 6 track yang harus dilalui: Angka delapan, Zigzag, Berjalan-Berhenti/rem dan putaran U. Pengalaman test kemarin, penguji hanya mewajibkan test ke 6 yang tersulit, yaitu putaran U pada jalan sempit. Untuk test praktek ini bila gagal tidak ada remedial test langsung seperti test teori. Kita diperbolehkan mengulang setelah 14 hari.</p>
<p>Untuk test mobil, (agak lupa 2 tahun yang lalu nih) antara lain berhenti di tanjakan, parkir paralel</p>
<p>6. Foto, Sidik Jari, Cetak Kartu<br />
Nah untuk tahapan ini juga Polri semakin baik. Proses pengurusan foto, sidik jari dan cetak kartu sangat cepat. Hampir tidak ada waktu untuk menunggu. Rasa-rasanya hari itu jumlah pemohon SIM juga cukup banyak tapi proses tetap bisa berlangsung cepat. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan saat saya mengurus SIM A padah tahun 2007.</p>
<p>Masih adakah budaya suap, pelicin, uang terimakasih dan sebagainya?<br />
Harus diakui, selama masih banyak orang kita yang berupaya mencari jalan pintas, ingin cepat selesai maka kesempatan itu pasti ada. Bersama saya kemarin cukup banyak peserta dari lembaga kursus mengemudi atau yang didampingi dengan petugas tertentu. Biaya yang dibutuhkan berkisar<br />
SIM C: 200-300ribu (all in, tinggal foto dan sidik jari)<br />
SIM A: 450-500ribu (all in, tinggal foto dan sidik jari)<br />
SIM A via kursus: 500-700ribu<br />
Perujian, SIM C: 50-100ribu (semisal gagal di teori saja, atau gagal di praktek saja)<br />
Perujian, SIM A: 200-300ribu (semisal gagal diteori saja, atau gagal di praktek saja)</p>
<p>Untuk masalah ini kita tidak bisa menyalahkan Polri saja, tapi karena permintaan ini datang dari masyarakat kita juga. Menurut pendapat saya, kalau pertimbangannya waktu pengurusan rasanya ini bukan masalah lagi ya, karena prosesnya relatif lebih cepat sekarang.</p>
<p><strong>Sumber </strong></p>
<p>Anjar Priandoyo<br />
Tips mudah lulus ujian SIM A/C dan biaya pengurusannya di Jakarta 2010<br />
website : http://priandoyo.wordpress.com/2010/01/26/tips-mudah-lulus-ujian-sim-ac-dan-biaya-pengurusannya-di-jakarta-2010/ </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=164&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2010/07/21/tips-lulus-ujian-sim-ac/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pentingya MBV (Management By Value)</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2009/09/17/pentingya-mbv-management-by-value/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2009/09/17/pentingya-mbv-management-by-value/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2009 05:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu MBV? Mungkin banyak orang/organisasi yang sudah mengenal bahkan mengaplikasikan MBV dalam kehidupan sehari-hari namun saya yakin masih ada orang yg belum faham akan MBV termasuk saya juga tergolong baru mengenal makhluk yg satu ini. Hehehe.. Namun  sy ingin membagi kepada rekan2 apa yg saya ketahui ttg MBV. MBV adalah akronim dari &#8220;Management by [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=139&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu MBV? Mungkin banyak orang/organisasi yang sudah mengenal bahkan mengaplikasikan MBV dalam kehidupan sehari-hari namun saya yakin masih ada orang yg belum faham akan MBV termasuk saya juga tergolong baru mengenal makhluk yg satu ini. Hehehe.. Namun  sy ingin membagi kepada rekan2 apa yg saya ketahui ttg MBV. <span id="more-139"></span></p>
<p>MBV adalah akronim dari <em>&#8220;Management by Value</em>&#8220;.  Kalau kita lihat ada dua kata kunci disini. Yg pertama Management dan yg kedua adalah value. Management adalah kegiatan terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengelola organisasi untuk mencapai suatu tujuan (KNAPPP02). Sedangkan nilai adalah sesuatu yang berharga (worth) dan disamakan dgn moral atau etika yg mendorong organisasi untuk bergerak maju.</p>
<p>Jadi MBV bisa didefinisikan sebagai seni mengelola organisasi untuk mencapai tujuan/sasaran yg jelas berdasarkan nilai-nilai yg diyakini oleh organisasi tsb. MBV sangat berperan baik di awal terbentuknya organisasi, pada saat bekembang hingga saat krisis. Kita bisa belajar dari  Iran, walapun negeri Persia itu telah diembargo secara ketat oleh Barat 30 tahun lalu namun Iran masih mampu meluncurkan satelit di orbit seputar bumi dengan ketinggian 600 km. Bahkan peluncuran satelit pertamanya memasukkannyake dalam daftar 10 negara produsen satelit di dunia disamping AS, Rusia, sejumlah negara Eropa, Cina, Jepang dan India.</p>
<p>Kesulitan demi kesulitan yang dihadapi Iran tidak membuatnya putus asa dan menyerah terhadap keadaan. Bahkan dalam kondisi tersebut, mereka berhasil menguasai teknologi luar angkasa dengan melucurkan satelit buatan sendiri.</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa selain Iran memiliki MBO (Management By Objective) yaitu penguasaan teknologi luar angkasa, ternyata yg tidak kalah pentingnya Iran mempunyai dasar MBV yang kuat berupa nilai-nilai moral seperti pantang menyerah, tidak mudah putus aja, punya semangat juang, kemandirian hingga kehendak politik (political will). Hal ini yang  meng-encourage bangsa ini bisa survive bahkan bisa berhasil melewati masa-masa sulit.</p>
<p>Apa yg bisa kita pelajari disini? Bahwa setiap negara, bangsa, organisasi bahkan setiap orang harus punya tujuan atau sasaran yg jelas. Segala upaya yg dilakukan untuk mencapai tujuan sering disebut dgn MBO . Namun hal ini tidaklah cukup tanpa disertai MBV yaitu  nilai-nilai yg menjadi lem perekat suatu organisasi dan yg bisa mendorong organisasi untuk berkembang bahkan melewati masa-masa krisis.</p>
<p>Mungkin itu share saya ttg MBO dan MBV.. Sekarang waktunya pulang dulu ahhh, bsk dilanjutkan lg dgn topik2 yg lebih seru ya.. Semoga bermanfaat..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=139&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2009/09/17/pentingya-mbv-management-by-value/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghitung &#8220;return&#8221; dari investasi TI</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2009/01/05/menghitung-return-dari-investasi-ti/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2009/01/05/menghitung-return-dari-investasi-ti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 07:16:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=131</guid>
		<description><![CDATA[Istilah return atau imbalan/ pengembalian sering kita dengar dalam akuntansi atau menajemen keuangan yang berarti sesuatu pengembalian sejumlah nilai uang yang dapat dihasilkan nanti atas kegiatan pengorbanan sejumlah nilai uang tertentu saat ini dalam suatu kegiatan misalnya: Membeli saham, membeli mesin, membeli pabrik atau membuat alat tertentu. Dalam hal ini return yang dimaksud dapat dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=131&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="snap_preview">
<p><img class="alignnone size-full wp-image-132" title="investasi-ti" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2009/01/investasi-ti.jpg?w=110&#038;h=115" alt="investasi-ti" width="110" height="115" /></p>
<p>Istilah <em>return </em>atau imbalan/ pengembalian sering kita dengar dalam akuntansi atau menajemen keuangan yang berarti sesuatu pengembalian sejumlah nilai uang yang dapat dihasilkan nanti atas kegiatan pengorbanan sejumlah nilai uang tertentu saat ini dalam suatu kegiatan misalnya: Membeli saham, membeli mesin, membeli pabrik atau membuat alat tertentu. <span id="more-131"></span>Dalam hal ini return yang dimaksud dapat dengan mudah dikenali, dapat berupa dividen, profit dan dihitung dalam persen untuk setiap kegiatan investasi. Estimasi perhitungan return diawal sebelum melakukan investasi tentunya memberikan masukan bagi investor untuk memutuskan apakah akan melakukan investasi atau tidak. Banyak metode yang dipakai dalam menilai kegiatan investasi ini seperti <em>NPV, IRR, ROI method, EVA Method, Payback period.</em></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Dapatkah konsep penilaian investasi yang sama diterapkan dalam menilai investasi di teknologi informasi (TI) ?</span><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> </span><span style="font-size:x-small;">Jawabnya tentu saja bisa. Hanya saja sifat dari return yang diharapkan dari investasi TI tidak mudah diidentifikasi. Investasi TI seperti implementasi <em>ERP, e-business solution, knowleage management solution, Custumer Relationship Management</em> memerlukan investasi software, hardware, konsultansi, pelatihan dan infrastruktur komunikasi. Sehingga sangat sulit membuat kaitan antara investasi secara spesifik terhadap benefit yang diperoleh. Sehingga ada perbedaan signifikan dalam sifat investasi dan sifat dari return investasi TI. Terutama sifat return yang bersifat intangible dan relatif sulit di kuantifikasi.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Pendapat Michael E. Porter mengatakan bahwa investasi di TI memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan, karena investasi TI yang melekat dalam rangkai nilai <em>(value chain</em>) perusahaan potensial untuk menciptakan keunggulan bersaing. Menurut Michael E. Porter ada dua kelompok tujuan perusahaan mengadopsi teknologi informasi: A)<em>Operational Efectiveness </em>yang diartikan dapat melakukan aktivitas yang sama lebih baik dari pesaing<em> </em>dan B) <em>Strategic positioning </em>yang diartikan dapat melakukan kegiatan yang berbeda atau melakukan kegiatan yang sama dengan cara yang berbeda. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Kombinasi kedua tujuan diatas menyebabkan perusahaan dapat berada di 4 kuadran berikut yaitu: </span><span style="font-size:x-small;">1). <em>Unfocus </em>(<em>Low Operational Efectiveness dan Low Strategic positioning). </em></span><span style="font-size:x-small;"><em>2). Operation Focus (High Operational Effectiveness dan Low Strategic Positioning).</em></span><span style="font-size:x-small;"> </span><span style="font-size:x-small;"><em>3). Market Focus<em> (Low Operational Effeciency dan High Strategic Positioning).</em></em></span><span style="font-size:x-small;"> dan <em>4). Dual Focus ( High Operational Effectiveness dan High Strategic Positining).</em></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Keputusan investasi TI adalah keputusan lanjutan yang dibuat setelah formulasi strategi bisnis dan strategi TI. Keselarasan strategis (strategic allignment) antara strategi bisnis dan strategi teknologi informasi disepakati merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap return (Intangible benefit / value) dari investasi TI. Ketidakselarasan akan terjadi dalam rentang dari — TI gagal mensupport strategi bisnis sampai — strategi organisasi gagal me-utilisasi sumber daya TI ( IT under utilization). Gap yang besar akan menyebabkan rendahnya IT delivery value yang dalam hal ini adalah return. Sejatinya tentunya return dapat diturunkan dari 4 posisi kuadran diatas.</span><span style="font-size:x-small;"> </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><strong>Langkah-langkah penentuan investasi TI </strong></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Metodologi menghitung return merupakan suatu proses evolusi, tidak ada langkah yang benar-benar scientific, mungkin beberapa elemen terkesan subjektif tetapi paling tidak dapat dikatakan mendekati scientific. Tim ROI harus melakukan pendekatan konsultatif dengan business leader dan implementator TI inti, untuk menemukan cakupan projek ROI diantaranya: Penyiapan kasus untuk investasi TI, memahami sifat dan timing benefit yang diharapkan dari investasi TI, memproyeksikan biaya tetap dan tambahan, menurunkan rasio pengukuran benefit, dan mengkuantifisir, serta menganalisa biaya manfaat melalui penghitungan payback period dan <em>IT Value Added. </em></span><span style="font-size:x-small;">Tahapan yang perlu dilewati oleh Tim ROI adalah:</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">1. Mengenali dan mengidentifikasi inefisiensi sistem saat ini. Misalnya: Jam kerja tinggi untuk pekerjaan sederhana, duplikasi pekerjaan, jam supervisi tinggi, laporan tidak reliable, masalah skalabilitas dan sebagainya.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">2. Definisikan kebutuhan proses bisnis. Nyatakan dengan jelas kebutuhan bisnis masa datang dan lakukan pencocokan proses bisnis dengan solusi TI.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">3. Lakukan penilaian kualitatif melalui survey / kuesioner. Benefit secara keseluruhan dibuat berbentuk <em>feedback rating matrix </em>yang dapat terdiri dari parameter efisiensi yang diharapkan dalam proses internal, <em>customer relationship management </em>dan <em>good governance.</em></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">4. Lakukan penilaian kuantitatif melalui <em>collective forecasting</em>. Setiap benefit dikuantifisir melalui proses estimasi / <em>measurement ratio.</em> Sebagai contoh: dalam kasus solusi CRM estimasi peningkatan dalam layanan customer dapat diukur.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Selain melakukan hal-hal diatas tim ROI juga harus melakukan penilaian kualitatif terhadap benefit melalui kuesioner, untuk 5 dimensi kunci bisnis berikut: Posisi bersaing, manajemen dan arus informasi, pengendalian dan efisiensi operasional, manajemen customer dan distributor serta suplier serta <em>Corporate image.</em></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Akhirnya tim ROI harus dapat mengkuantifikasi peningkatan area yang telah diidentifikasi melalui pengukuran rasio. Benefit yang dapat dikuantifikasi melalui : Peningkatan <em>call eficiency ratio, u</em>tilisasi waktu dan pengurangan<em> paper work, m</em>enurunnya kerusakan mesin karena monitoring lebih baik, penurunan jumlah inventory karena manajemen inventory lebih baik, proses biling lebih cepat dan akurat, peningkatan jumlah customer yang terlayani, pembuatan keputusan lebih cepat dan lebih baik, tambahan revenue dari penjualan produk atau jasa baru, dan lain-lain.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Bagaimanapun dalam melakukan kuantifikasi terhadap benefit investasi TI, selalu saja ada faktor yang menyebabkan menurunnya nilai benefit yang akan didapat diantaranya (<em>Negative factor);</em> <em>Business Prosess Reengineering </em>yang tidak berjalan sebagaimana seharusnya, <em>turnover over user, </em>rendahnya orientasi TI pegawai, competitor tidak melakukan investasi yang sama sehingga margin tidak bersaing dll. Sehingga pengaruh dari faktor negatif dapat dipertimbangkan sebagai diskon faktor terhadap ROI.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Justifikasi biaya atas investasi TI dapat diturunkan dari rumusan penghitungan investasi sebagai berikut:</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> Net Realizable benefits (total quantified benefit dikurangi total cost)</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">ROI (IT) = ________________________________________________</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> Total cost (capital + recurring)</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> Total Cost</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Payback Period (PP)= _________________________</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"> Total quantified benefit/Proceed</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">dimana : Proceed biasanya disebut aliran kas masuk (Cash inflow) yaitu keuntungan bersih sesudah pajak dikurangi dengan depresiasi</span><span style="font-size:x-small;">EVA (IT) = IT ROI less Weigted average cost of capital x Total IT Investment</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;"><strong>Kesimpulan:</strong></span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Kesuksesan bahwa TI dapat men-<em>deliver value </em>bagi perusahaan dapat terealisasi dengan adanya perencanaan TI dan implementasi yang terkendali. ROI adalah alat ukuran yang baik digunakan pada saat akuisisi karena ROI dapat memberikan 1) Justifikasi biaya dan biaya pemilikan 2) terpenuhinya estimasi benefit dan akuntabilitas. Pengukuran IT benefit merupakan proses berkesinambungan. Perlu adanya kriteria pengendalian untuk mengukur semua proses terkait seperti akuisisi, implementasi, stabilisasi serta upgrade system. Kriteria mencakup <em>feasibility, benefit realization goals</em>, audit dan survey performa TI.<br />
</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">Untuk contoh konkritnya termasuk cara menghitungnya, nanti saya lanjutkan di artikel berikutnya..<br />
</span></div>
<p>Sumber : Indrianita</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/131/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/131/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=131&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2009/01/05/menghitung-return-dari-investasi-ti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2009/01/investasi-ti.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">investasi-ti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Daya saing Indonesia Menuju Kesejahteraan Bangsa : Makna Hari Kebangkitan Nasional</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/17/daya-saing-indonesia-menuju-kesejahteraan-bangsa-makna-hari-kebangkitan-nasional/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/17/daya-saing-indonesia-menuju-kesejahteraan-bangsa-makna-hari-kebangkitan-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 13:46:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[    Sudah 100 tahun tidak terasa, sejak lahirnya Budi Utomo tahun 1908 yang merupakan tonggak perjuangan nasional Indonesia dalam melawan segala bentuk penjajahan di negeri ini. Lahirnya Budi Utomo dianggap sebagai awal kebangkitan nasional karena perjuangan melawan penjajahan tidak bersifat kedaerahan lagi, melainkan bersifat nasionalisme, yang mengandalkan persatuan dan kesatuan bangsa. Lahirnya Budi Utomo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=73&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<div class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/foto-daya-saing.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-74" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/foto-daya-saing.jpg?w=239&#038;h=196" alt="" width="239" height="196" /></a> </p>
<div></div>
<p><font face="Times New Roman" size="3"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sudah 100 tahun tidak terasa, sejak lahirnya Budi Utomo tahun 1908 yang merupakan tonggak perjuangan nasional Indonesia dalam melawan segala bentuk penjajahan di negeri ini. Lahirnya Budi Utomo dianggap sebagai awal kebangkitan nasional karena perjuangan melawan penjajahan tidak bersifat kedaerahan lagi, melainkan bersifat nasionalisme, yang mengandalkan persatuan dan kesatuan bangsa. Lahirnya Budi Utomo juga merubah arah dan strategi perjuangan kita, <span id="more-73"></span>dimana sebelumnya hanya mengutamakan kekuatan fisik tanpa memperhitungkan kekuatan otak, menjadi ke arah diplomasi, peningkatan dan penyebarluasan pendidikan bagi semua rakyat. Oleh karena itu, Soekarno, Presiden pada waktu itu memandang penting perlunya suatu momen untuk menyadarkan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia akan pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan,  menghimpun dan menyatukan kekuatan melawan penjajahan bangsa kolonial pada saat itu, serta menguatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia, <span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">yang pada saat itu berada dipinggir jurang kehancuran. Kemudian dicarilah dan disepakati bahwa peristiwa lahirnya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 diangkat sebagai hari kebangunan atau kebangkitan nasional.</span></span></div>
<p><font face="Times New Roman" size="3"><font face="Times New Roman" size="3"></font></font></span></p>
<p></font></span></p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Perjalanan panjang bangsa ini menuju kemerdekaan diwarnai oleh berbagai macam pergolakan dan pengorbanan yang tidak terbilang demi mewujudkan kemerdekaan bangsa yang diidam-idamkan itu. Sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan telah diakuinya secara internasional sebagai bangsa yang berdaulat, maka dimulailah babak baru dimana Pemerintah bersama-sama dengan rakyatnya harus berjuang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan tersebut, salah satunya dengan pembangunan disegala bidang kehidupan baik ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. <br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Namun ternyata selama 100 tahun, Indonesia belum bebas dari yang namanya penjajahan. Bukan penjajahan secara fisik seperti waktu pemerintahan Belanda atau Jepang , tetapi penjajahan dalam bentuk politik, ekonomi, sosial, budaya, dll. Penjajahan seperti ini bisa lebih mengancam eksistensi suatu bangsa termasuk bangsa Indonesia yang kita cintai ini.<br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sebagai contoh saja, di era globalisasi dan perdagangan bebas, penjajahan ekonomi dan politik juga dirasakan oleh negara-negara yang sedang berkembang atau negara yang belum maju. Negara-negara belum maju dipaksa membuka pasarnya lebar-lebar oleh negara maju dengan kompensasi pinjaman dari Organisasi Internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF). Hal ini juga dialami Indonesia, sebagai bagian dari paket pertolongan atau bantuan IMF yang lazim disebut <em>structural adjustment program</em>, salah satu syarat mutlak yang harus ditaati negara penerima bantuan adalah mengadakan liberalisasi perdagangan. Artinya apa? Artinya barang atau produk dari negara-negara maju tentu saja dapat masuk dengan bebas tanpa ada hambatan yang berarti. <br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Lihat saja, banjir beras impor yang sangat membebani bahkan membuat bangkrut para petani. Hal ini disebabkan Indonesia-atas perintah IMF- menurunkan tarif impor beras hingga nol persen. Kebijakan negara seperti ini secara langsung dapat membunuh para petani lokal. <br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Padahal secara teori, globalisasi ekonomi dan perdagangan bebas antar negara dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran suatu negara yang ikut dalam perdagangan bebas, dengan mengandalkan komoditas yang mempunyai keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif. </span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hal ini dapat dicapai dengan cara menghilangkan berbagai hambatan perdagangan baik hambatan tarif maupun hambatan bukan tarif sehingga tercipta aliran perdagangan yang semakin cepat dan meningkatnya volume perdagangan antar negara. <span> <br />
</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Namun perlu diingat, kunci keberhasilan dalam menghadapi perdagangan bebas adalah terletak pada kesiapan dari negara itu sendiri. Kesiapan suatu negara dapat dilihat dari kesiapan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdasarkan survei dan pendapat para pengamat, bahwa infrastruktur di tanah air belum mendukung untuk menghadapi perdagangan bebas, ditambah lagi kualitas SDM kita masih rendah. Kedua faktor inilah yang membuat industri lokal kita tidak mampu bersaing dengan produk atau industri dari luar. <br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Dampaknya jelas akan memakan korban yaitu industri-industri yang tidak siap menghadapi persaingan global terutama industri kecil, industri ini akan mati pelan-pelan, kemudian meminta korban berikutnya yakni jutaan pengangguran. Fenomena ini sudah terjadi namun kita menyaksikan Pemerintah cenderung menutup mata, melihat keadaan yang tidak sehat ini.<span>  <br />
</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Sebetulnya ada beberapa kendala lainnya yang menyebabkan industri lokal kita tidak mampu bersaing, diantaranya masih menjamurnya praktek KKN di tubuh birokrasi yang berdampak negatif pada dunia usaha. Otonomi daerah yang diharapkan akan meningkatkan akuntabilitas pejabat publik dan mendorong ekonomi lokal ternyata dipakai untuk menarik keuntungan sebanyak-banyaknya dari dunia usaha tanpa menghiraukan implikasinya. Otonomi malah menampilkan sisi buruknya yang bisa mempengaruhi daya saing produk Indonesia. <br />
</span></span></div>
</div>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Selain itu, Pemerintah yang tidak berupaya untuk melindungi pasar dalam negeri. Banjirnya produk asing yang masuk ke Indonesia dan tidak dibatasi maka akan mengancam industri dalam negeri. Apabila tidak ada perlindungan dari Pemerintah maka dipastikan setengah dari industri khususnya IKM/UKM akan rontok karena tidak mampu bersaing. Sebut saja produk asal Cina, dimana telah memasuki hampir seluruh pasar Indonesia. Produk Cina benar-benar telah menggempur produk lokal. Pengamatan Kompas di Pasar Mangga Dua, Tanah Abang, maupun pasar lainnya menunjukkan di semua tempat tsb bertaburan produk Cina, sedangkan produk lokal semakin terpinggirkan ke pasar yang lebih kecil. Berdasarkan data statistik, total pertumbuhan impor Cina untuk produk garmen saja, mencapai 380 persen dalam lima tahun terakhir. Itu belum termasuk yang ilegal.</span></span></div>
<p> </p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"></span></div>
<p> </p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"></span></span></span></span></span></span></span></div>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></span></span></span></span></div>
<p> </p>
<div><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></div>
<p><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<p style="text-align:justify;">M<span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">elihat kondisi yg mengancam itu, lantas apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan industri lokal? Menurut saya minimal ada 5 hal yang bisa kita lakukan.<br />
</span></p>
<div></div>
<div><span style="font-size:small;"></span></div>
<p></span></span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<div></div>
<p></span></span></span><span style="font-size:small;"></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pertama, tentu saja Pemerintah harus peka terhadap kondisi ini. pemerintah jangan hanya menunggu dan baru bertindak ketika industri kita mulai mati atau bangkrut. Sudah saatnya Pemerintah memberlakukan <em>safeguard</em> (perlindungan pasar) terhadap barang khususnya produk China, yaitu dengan cara menaikkan tarif bea masuk khusus untuk produk Cina. Hal itu bukan tindakan tabu karena Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa pun melakukan tindakan tersebut. Bahkan tindakan <em>safeguard </em>ini diperbolehkan oleh Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). <br />
</span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Kedua, Pemerintah juga bisa melindungi produk dalam negeri yaitu dengan melakukan pengawasan mutu. Artinya produk dari luar yang tidak sesuai dengan standar mutu Indonesia yang telah ditetapkan, dilarang masuk ke pasar domestik.<span>  </span>Ini dapat mecegah produk-produk yang tidak berkualitas masuk ke Indonesia, seperti yang sekarang ini kerap terjadi.<br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ketiga, praktek KKN dan berbagai pungutan liar yang dilakukan Pemerintah disemua lapisan harus dibersihkan. Kalau tidak maka hal ini akan menyebabkan biaya ekonomi tinggi yang berpengaruh terhadap daya saing produk dalam pasar internasional.<br />
</span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><span>          </span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Keempat, yang tidak kalah pentingya, Pemerintah harus memperbaiki infrastruktur yang ada dan meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia (SDM) agar dapat mendukung industri dalam negeri dalam menghadapi persaingan pasar bebas. SDM yang berkualitas dapat dilakukan dengan meningkatkan mutu pendidikan serta menjamin biaya pendidikan yang murah.<br />
</span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>           </span>Yang terakhir, kita sebagai bangsa Indonesia, harus lebih mencintai produk lokal ketimbang produk asing. Bagaimanapun juga, kebebasan itu jatuh pada kita sebagai konsumen untuk memilih, apakah produk luar yang kebarat-baratan atau dengan harga yang sangat murah namun dengan kualitas yang tidak jelas atau-kah produk sendiri yang merupakan hasil karya anak bangsa sendiri. Kalau kita memilih produk lokal, berarti kita ikut membantu memajukan industri dalam negeri, yang secara tidak langsung ikut mensejahterahkan masyarakat.<span>  <br />
</span></span></span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>            </span>Bila kelima hal tersebut dilakukan maka niscaya di era globalisasi dan perdagangan bebas ini, Indonesia akan mampu bangkit dan bersaing di pasar domestik maupun di pasar global sehingga diakui dimata dunia dan pada gilirannya dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang diharapkan seluruh rakyat Indonesia. Inilah makna sesungguhnya dihari kebangkitan nasional ini. </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/73/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/73/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=73&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/17/daya-saing-indonesia-menuju-kesejahteraan-bangsa-makna-hari-kebangkitan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/foto-daya-saing.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Teknologi 3G, Sukseskah?</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/11/teknologi-3g-sukseskah/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/11/teknologi-3g-sukseskah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 07:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Saya sempat membaca artikel-artikel dan mengamati Perkembangan Teknologi 3G. Kelihatannya menarik. Saya coba merangkumnya dan &#8220;Here they are&#8221;. Selamat membaca. Teknologi Teknologi 3G (third generation) adalah teknologi seluler generasi ke-3. Teknologi 3G merupakan perkembangan dari teknologi seluler sebelumnya yaitu teknologi 2G (Generasi ke-2) dan teknologi 1G (Generasi pertama). Teknologi 1G (Generasi Pertama) adalah teknologi AMPS [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=70&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_72" class="wp-caption alignnone" style="width: 148px"><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/3g-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-72" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/3g-1.jpg?w=138&#038;h=134" alt="Teknologi 3G" width="138" height="134" /></a><p class="wp-caption-text">Teknologi 3G</p></div>
<p style="text-align:justify;">Saya sempat membaca artikel-artikel dan mengamati Perkembangan Teknologi 3G. Kelihatannya menarik. Saya coba merangkumnya dan &#8220;Here they are&#8221;. Selamat membaca.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi Teknologi 3G (third generation) adalah teknologi seluler generasi ke-3. Teknologi 3G merupakan perkembangan dari teknologi seluler sebelumnya yaitu teknologi 2G (Generasi ke-2) dan teknologi 1G (Generasi pertama).<span id="more-70"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi 1G (Generasi Pertama) adalah teknologi AMPS (Analog Mobile Phone System) dan NMT (Nordic Mobile Telephone). Teknologi ini masih analog , mempunyai kecepatan yang rendah (low speed) dan cukup untuk suara (voice) saja. Jadi data seperti teks belum masuk di teknologi ini.<br />
Teknologi 2G (Generasi ke dua) adalah teknologi GSM (Global System for Mobile Communications) dan CDMA (Code Division Multiple Access).</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi GSM yang sudah digital dan mempunyai kecepatan rendah &#8211; menengah, dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan komunikasi di Eropa Barat. GSM bahkan menjadi standar telepon seluler yang paling populer di dunia dan saat ini GSM digunakan oleh lebih dari 2 milyar orang di lebih dari 212 negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Keseragaman dari standar GSM ini membuat jaringan GSM ini bisa roaming antar operator di seluruh dunia sehingga pelanggan dengan nomor yang sama bisa menggunakannya di banyak tempat di seluruh dunia. Jaringan GSM beroperasi pada frekuensi 900 Mhz dan 1800 Mhz.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi CDMA dikembangkan oleh Qualcomm di USA, dikenal dengan nama IS-95 (International Standard of Telecomunication). Merek dagang Qualcomm untuk CDMA generasi ke dua (2G) ini yaitu CDMAOne. CDMA adalah solusi alternatif untuk jaringan telepon seluler dengan tarif yang lebih murah dibanding dengan tarif layanan jaringan GSM. CDMA beroperasi secara nasional dan regional, sedangkan GSM beroperasi secara global. Jaringan CDMA bekerja pada frekuensi 800 Mhz, sebagian 1900 Mhz dan 450 Mhz.</p>
<p style="text-align:justify;">Operator seluler CDMA seperti Telkom Flexi dan Indosat Starone (untuk wilayah Jawa Barat termasuk Jabodetabek dan Propinsi Banten) yang bekerja pada frekuensi 1900 Mhz, harus pindah ke frekuensi 800 Mhz, disebabkan frekuensi tersebut digunakan oleh jaringan 3G.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi 3G, yang diperkenalkan Pemerintah sejak pertengahan tahun 2003, salah satunya bertujuan untuk memanjakan para pengguna jasa telekomunikasi seluler, tentunya dengan fitur-fitur yang membuat layanan telekomunikasi seluler akan semakin canggih.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan yang sering muncul adalah Apakah sudah saatnya Indonesia membutuhkan atau menggunakan teknologi 3G? Dikarenakan investasi yang dibutuhkan untuk infrastuktur 3G ini sangat mahal. Singapura saja, menunda implementasi 3G ini dengan alasan tingginya biaya investasi.<br />
Kemudian apakah teknologi 3G ini bisa memberikan manfaat yang nyata bagi penggunanya? Kalau betul, lalu siapa saja yang memerlukan teknologi 3G ini? Berapa banyak jumlah mereka?</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaaan lainnya adalah apakah pasarnya memang cukup feasible? Dalam arti, apakah bisnis 3G ini menjanjikan, apalagi bisa menguntungkan? Ini menjadi persoalan mendasar dalam dunia bisnis. Pertanyaaan ini bila dilihat dari sudut pandang operator atau penyedia jasa 3G.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karena itu, Teknologi 3G ini sebetulnya masih menjadi perdebatan yang serius dan mendalam khususnya di antara para praktisi dan operator dunia telekomunikasi. Topik-topik yang sering dibicarakan adalah tentang kelebihan dan fitur dari jenis teknologi ini, seperti fitur data yang sanggup menghantarkan berbagai aplikasi multimedia ke setiap pelanggan, kecepatan akses hingga 2 Mbps, kualitas suara yang lebih jernih, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah fitur dan kelebihan-kelebihan dari teknologi 3G tersebut memang dibutuhkan oleh pengguna saat ini? Atau kalaupun belum dibutuhkan, bagaimana mensiasatinya agar bisa masuk ke dalam pasar?</p>
<p style="text-align:justify;">Data menunjukkan bahwa saat ini kebanyakan pengguna telepon seluler dikatakan hanya menggunakan layanan suara (voice) dan SMS (Short Message Service) saja yakni jumlahnya mencapai 99%. Kalau dilihat dari kontribusinya terhadap pendapatan operator seluler, terlihat bahwa suara (voice) masih memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan mereka, yaitu 70-85%. Sementara SMS antara 10-25%, sedangkan data serta content masih berada dibawah angka 5%.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari informasi diatas dapat disimpulkan bahwa kebanyakan pengguna seluler cukup puas hanya dengan mendapatkan layanan suara dan SMS. Content selain suara dan SMS yang disediakan oleh operator ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna atau dengan kata lain data serta content belum terlalu dibutuhkan pengguna. Padahal content atau data services ini merupakan kelebihan dari teknologi 3G yang ingin ditawarkan operator jaringan 3G nantinya kepada pengguna.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya sudah ada teknologi GPRS (General Packet Radio Service) yang merupakan perkembangan teknologi GSM. GPRS ini merupakan teknologi antara generasi ke dua (2G) dan generasi ke tiga (3G), dan sering disisipkan sebagai teknologi generasi ke 2 setengah (2.5G).</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi GPRS digital yang mempunyai kecepatan maksimum hingga 115 Kbps sudah bisa menawarkan fitur data untuk aplikasi multimedia seperti MMS (Multimedia Message Service) bahkan Internet.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat ini, lalu lintas pesan multimedia (MMS) yang terjadi di teknologi 2.5G (GPRS) baru mencapai 20.000 MMS per hari. Jika dibandingkan dengan pendahulunya yang telah sukses yaitu SMS bisa mencapai 15 juta per hari, entah kapan MMS bisa mencapai atau mendekati SMS. Hal ini juga diutarakan oleh Indra Gunawan, salah seorang pengamat telekomunikasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Boleh jadi operator tergiring oleh data yang dilangsir oleh Ovum, sebuah perusahaan dan survei ternama di dunia, diperkirakan mulai tahun 2006 jumlah pengguna SMS akan turun (dari 1000 milyar pertahun), sementara pengguna MMS akan naik tajam (sekitar 350 milyar pesan per tahun) pada tahun yang sama. Sekitar 3-4 tahun kemudian, diperkirakan jumlahnya akan sama. Namun hasil penelitian itu tidak dapat digeneralisir secara luas, apalagi untuk kondisi di Indonesia yang belum terlalu melek teknologi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu di tingkat dunia tokoh cyber space, Nicholas Negroponte, menurutnya, pelanggan seluler akan cukup puas dengan GPRS yang mampu memberikan kecepatan data maksimal 115 Kbps dan komunikasi yang selalu ”on”. Memang agak susah membayangkan pelanggan yang bisa nyaman menjelajah Internet di terminal berlayar kecil dan beresolusi rendah seperti sekarang, meski sudah tersedia bandwitdh data lebar seperti ditawarkan 3G.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau teknologi GPRS saja, belum dimanfaatkan secara maksimal hingga saat ini (ditunjukkan dengan tingkat pemakaian MMS yang masih jauh ketimbang SMS), ditambah lagi pelanggan seluler yang cukup dengan GPRS saja untuk menjelajah Internet, lalu bagaimana dengan kehadiran teknologi 3G? Dilihat dari urgensinya, apakah teknologi 3G ini benar-benar dibutuhkan saat ini? Atau hanya ingin mengikuti trend dunia luar saja?</p>
<p style="text-align:justify;">Nah&#8230; untuk ulasan selanjutnya, tunggu tulisan saya tentang Teknologi 3G berikutnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/70/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/70/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=70&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/07/11/teknologi-3g-sukseskah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/07/3g-1.jpg?w=125" medium="image">
			<media:title type="html">Teknologi 3G</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Terhadap Budaya Bangsa</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/06/23/pengaruh-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-terhadap-budaya-bangsa/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/06/23/pengaruh-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-terhadap-budaya-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 09:15:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran globalisasi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain yang akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme bangsa. Secara umum globalisasi dapat dikatakan suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Menurut Edison A. Jamli (Edison A. Jamli [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=63&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/06/images16.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-68" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/06/images16.jpg?w=183&#038;h=152" alt="" width="183" height="152" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Kehadiran globalisasi membawa pengaruh bagi kehidupan suatu bangsa. Pengaruh globalisasi dirasakan di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain yang akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme bangsa.<span id="more-63"></span><br />
Secara umum globalisasi dapat dikatakan suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Menurut Edison A. Jamli (Edison A. Jamli dkk, Kewarganegaraan, 2005), globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. Dengan kata lain proses globalisasi akan berdampak melampaui batas-batas kebangsaan dan kenegaraan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai sebuah proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi, dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan dimensi waktu. Dimensi ruang yang dapat diartikan jarak semakin dekat atau dipersempit sedangkan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Hal ini tentunya tidak terlepas dari dukungan pesatnya laju perkembangan teknologi yang semakin canggih khususnya<span> </span>teknologi informasi dan komunikasi (TIK).</p>
<p style="text-align:justify;">Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah pendukung utama bagi terselenggaranya globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Kecepatan arus informasi yang dengan cepat membanjiri kita seolah-olah tidak memberikan kesempatan kepada kita untuk menyerapnya dengan filter mental dan sikap kritis. Makin canggih dukungan teknologi tersebut, makin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak global. Oleh karena itu selama ini dikenal asas &#8220;kebebasan arus informasi&#8221; berupa proses dua arah yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun perlu diingat, pengaruh globalisasi dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK adalah peningkatan kecepatan, ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan efisiensi dalam berbagai bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh manifestasi TIK yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (<em>email</em>), ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya komputasi numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan basis data (<em>database</em>), dan masih banyak lagi.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan pengaruh negatif yang bisa muncul karena adanya TIK, misalnya dari globalisasi aspek ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk luar negeri masuk dengan mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan ditambahnya harga yang relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada hakikatnya teknologi diciptakan, sejak dulu hingga sekarang ditujukan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan, baik pada saat manusia bekerja, berkomunikasi, bahkan untuk mengatasi berbagai persoalan pelik yang timbul di masyarakat. TIK tidak hanya membantu dan mempermudah manusia tetapi juga menawarkan cara-cara baru di dalam melakukan aktivitas-aktivitas tersebut sehingga dapat mempengaruhi budaya masyarakat yang sudah tertanam sebelumnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan perilaku bagi masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, kebijaksanaan, dll ) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari pilihan warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Jadi bagaimana TIK dapat mempengaruhi nilai-nilai yang telah tumbuh di masyarakat dalam suatu bangsa itu sangat tergantung dari sikap masyarakat tersebut. Seyogyanya, masyarakat harus selektif dan bersikap kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan. <span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sumber :</p>
<ul>
<li>Pengaruh Globalisasi terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara-negara Berkembang (Krsnaagni)</li>
<li>Teknologi Tera di Ambang Mata (Made Kembar Sri Budhi)</li>
<li>Menyimak Dampak Kemajuan Teknologi Informasi (<span style="font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:x-small;">Ahmad Fahmi Sulthon) </span></li>
<li>Dampak Globalisasi Informasi (Harry Truman)</li>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=63&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/06/23/pengaruh-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-terhadap-budaya-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/06/images16.jpg?w=123" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>UU ITE Mendapat Sambutan Hangat</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/21/uu-ite-mendapat-sambutan-hangat/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/21/uu-ite-mendapat-sambutan-hangat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 06:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta (Depkominfo) &#8211; Indonesia memasuki babak baru dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi. Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru saja disahkan DPR mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan terutama kalangan pengusaha, demikian rangkuman pemikiran yang ditangkap pada Seminar Sehari tentang Indonesia e-Commerce Legislation Workshop (Lokakarya Peraturan Perundangan Kegiatan Komersial) melalui jalur elektronik (e-Commerce) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=60&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/kartu_kredit.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-61" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/kartu_kredit.jpg?w=200&#038;h=135" alt="" width="200" height="135" /></a><br />
Jakarta (Depkominfo) &#8211; Indonesia memasuki babak baru dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi. Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (UU ITE) yang baru saja disahkan DPR mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan terutama kalangan pengusaha<span id="more-60"></span>, demikian rangkuman pemikiran yang ditangkap pada Seminar Sehari tentang Indonesia e-Commerce Legislation Workshop (Lokakarya Peraturan Perundangan Kegiatan Komersial) melalui jalur elektronik (e-Commerce) di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Selasa (8/4).<br />
Lahirnya UU ITE merupakan hasil perjalanan panjang dari upaya pemerintah khususnya Depkominfo dalam mewujudkan perangkat ICT di Indonesia yang selama ini dirasakan jauh tertinggal dibanding negara lain di Asia Tenggara.</p>
<p>Seminar yang diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) bekerjasama dengan Pemerintah Australia (AusAID) dan ASEAN Sekretariat itu dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Cahyana Ahmadjajadi mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika, Prof.Dr. Ir. Muhammad Nuh, DEA.</p>
<p>Digelar dengan tema Workshop on Indonesia e-Commerce Legislation in Harmonisation With International Best Practice, Ketua penyelenggara Seminar, Ir. Djoko Agung mengatakan seminar dihadiri oleh 150 peserta dari dalam dan luar negeri seperti delegasi dari Australia, negara anggota ASEAN antara lain Laos, Kamboja, Sekretariat Nasional ASEAN dan tuan rumah, Indonesia.</p>
<p>Seminar menampilkan pembicara dari DPR, pakar IT, hukum dan perbankan antara lain Staf Ahli Menteri Kominfo Edmon Makarim, CEO Indo. Com, Eka Ginting, Vice President Bank Danamon, Jose Luhukay, Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Teddy Sukardi dan Direktur Galexia, Chris Connolly. Seminar dipandu oleh anggota Ketua Dewan TIK Nasional, Dr. Giri Susesno.</p>
<p>Dalam sambutan tertulisnya, Menkominfo mengatakan UU ITE merupakan sebuah payung hukum dalam e-commerce sehingga pelaku transaksi elektronik tidak perlu khawatir melakukan transaksi elektronik. Menurut Menteri, e-commerce memiliki cakupan kegiatan yang sangat luas baik produksi maupun jasa. Dalam ekonomi global yang lagi berkembang secara drastis saat ini, e-commerce sudah menjadi komponen penting dalam strategi bisnis.</p>
<p>Perpaduan ICT dalam bidang usaha sudah merevolusi hubungan antara lembaga usaha dan individual dan antara organisasi dan individual. Pendek kata, kata Menteri, ICT dalam bisnis mampu mempercepat produktivitas, mendorong pertumbuhan pelanggan, adanya kustomisasi massal dan mengurangi biaya.</p>
<p>Lebih jauh Menteri mengatakan yang terlibat dalam e-commerce antara lain adalah issuer (isntitusi keuangan yang menerbitkan kartu Bank), pemegang kartu (konsumen sebagai anggota penerbit kartu), pedagang (penjual, jasa dan informasi jasa), Institusi keuangan yang menyediakan jasa transaksi dan proses Kartu Bank) dan Certification Authority ( pihak ketiga terpercaya yang menerbitkan sertifikat digital).</p>
<p>Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Yasin Kara, SE yang merupakan salah seorang anggota Pansus yang membahas RUU ITE tersebut mengatakan proses pengkajian UU ITE di DPR itu sangat panjang. Ini disebabkan oleh berbagai hal antara lain banyak anggota Dewan yang tidak mengerti tentang istilah yang digunakan.</p>
<p>Terkadang untuk memastikan satu istilah dan menyamakan persepsi sesama anggota dewan cukup lama bahkan bisa memakan waktu satu bulan. UU ITE sarat persoalan hukum cyber. Karena itu kami tidak hanya belajar dari berbagai sumber, seperti buku, para pakar dan internet tapi juga dari praktisi transaksi elektronik itu sendiri,” ujar Yasin.</p>
<p>Yang menarik kata Sekretaris Fraksi PAN itu adalah pembahasan bidang pornografi dimana anggota Dewan terlibat alot dalam diskusi sehingga menghabiskan waktu terlama dalam pembahsan UU ITE tersebut.</p>
<p>Prof. Dr. Ahmad Ramli yang diwakili oleh Staf Ahli Menkominfo, Dr. Edmon Makarim menampilkan grand design cyber in Indonesia yang meliputi struktur kebijakan IT, kondisi matang kebijakan IT, perangkat hukum dan peraturannya, serta 7 program induk yang tercakup dalam e-commerce Indonesia yakni e-education, e-procurement, e-budget, national single window, palapa ring dan software legalization.</p>
<p>Sementara Ketua Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), Teddy Sukardi mengatakan dalam UU ini ada keharusan adanya tanda tangan elektronik (digital). Hal ini sejalan dengan panduan kerja e-ASEAN (e-ASEAN Framework Guidelines) bagi pengakuan tanda tangan digital lintas batas dalam ASEAN.</p>
<p>Sebagai contoh Teddy mengatakan hal yang sangat bersifat pribadipun seperti e-mail dapat dirubah, dimodifikasi, dipalsukan atau di intersep oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Maka dari itu tingkat pengamanan e-commerce secara absolut harus prima.</p>
<p>Karena e-commerce yang efektif memberikan keuntungan besar bagi kegiatan perdagangan melalui internet, maka penggunaan public key dan tanda tangan elekronik ( digital signature) wajib diperlukan.</p>
<p>UU ITE banyak bicara soal kejahatan cyber terutama hal yang berhubungan dengan akses illegal terhadap sistem komputer (hacking), akses illegal terhadap data, penyadapan hubungan transmisi publik dan pribadi, penyerobotan sistem informasi, menciptakan dan menggunakan perangkat pembajakan, pemalsuan dengan komputer dan penipuan dengan komputer, ujar Teddy.</p>
<p>Untuk dunia usaha dan perbankan, Jose Luhukay tampil elegan. Pakar pasar modal ini secara konsepsual menggelar data dan informasi transaksi elektronik di Indonesia per hari maupun perbulan. Dari pengalamannya itu, ia mengemukakan bahwa ditemukan berbagai masalah yang seharusnya tidak terjadi. Masalah itu antara lain adalah kesiapan pelaku e-commerce itu sendiri dimana mereka banyak menemui gagal bayar antar mereka seperti pialang dan investor di pasar modal Indonesia.</p>
<p>Komentar positif terhadap UU ITE juga disampaikan oleh Chris Conolly, Direktur Galexia setelah membedah dan membandingkan UU ITE dengan best-practice di negeri ASEAN, Australia, PBB dan Uni Eropa, UU ITE dinilai lengkap. (aptel/e-bussines/z)</p>
<p align="justify">Sumber :  <a href="http://www.depkominfo.go.id/">http://www.depkominfo.go.id/</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/60/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/60/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=60&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/21/uu-ite-mendapat-sambutan-hangat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/kartu_kredit.jpg?w=200" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Waspada!! Phising Mulai Gencar Lagi..</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/14/waspada-phising-mulai-gencar-lagi/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/14/waspada-phising-mulai-gencar-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 16:05:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Terbukti sekarang dengan majunya perkembangan Internet maka mendorong perkembangan dunia kejahatan dalam dunia maya yg dikenal Cyber Crime. Kejahatan komputer tidak hanya sebatas virus, worm atau trojan saja tetapi sudah dalam bentuk yang lain yaitu berupa pencurian informasi pribadi. Istilahnya disebut Phising. Giliran Yahoo Mail! mencoba menerapkan semacam mekanisme untuk melawan phising ini. Yaitu dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=57&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/ini-adalah-situs-phising.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-58" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/ini-adalah-situs-phising.jpg?w=168&#038;h=168" alt="" width="168" height="168" /></a> Terbukti sekarang dengan majunya perkembangan Internet maka mendorong perkembangan dunia kejahatan dalam dunia maya yg dikenal Cyber Crime. Kejahatan komputer tidak hanya sebatas virus, worm atau trojan saja tetapi sudah dalam bentuk yang lain yaitu berupa pencurian informasi pribadi. Istilahnya disebut Phising.</p>
<p>Giliran Yahoo Mail! mencoba menerapkan semacam mekanisme untuk melawan phising ini. Yaitu <span id="more-57"></span>dengan membuat personalisasi pada user dimana akan muncul sebuah text atau gambar sebagai tanda situs Yahoo Mail! yang asli. Artinya user dapat mengenali dari text atau gambar tersebut kalau yg diakses adalah benar-benar situs Yahoo, bukan situs &#8220;jadi-jadian&#8221; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kata Phising, kalau saya ambil dari situs hukum online (http://hukumonline.com/klinik_detail.asp?id=5050) adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.</p>
<p>Aksi ini semakin marak terjadi. Tercatat secara global, jumlah penipuan bermodus phising selama Januari 2005 melonjak 42% dari bulan sebelumnya. Anti-Phishing Working Group (APWG) dalam laporan bulanannya, mencatat ada 12.845 e-mail baru dan unik serta 2.560 situs palsu yang digunakan sebagai sarana phishing.</p>
<p>Teknik yang paling umum digunakan oleh  sang &#8220;penipu&#8221; ini adalah dengan membuat sebuah halaman tipuan atau situs palsu yang sama persis dengan situs resmi. Ini pernah terjadi pada situs klikbca beberapa tahun yang lalu. Namun sebetulnya ada beberapa teknik lain lagi seperti :</p>
<p>* Penggunaan alamat e-mail palsu untuk menyesatkan pengguna internet.<br />
* Pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.<br />
* Membuat hyperlink ke web-site palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim, dll</p>
<p><strong>Bagaimana dengan kepastian hukum?</strong></p>
<p>Ketentuan hukum yang mengatur tentang phising ini, sampai saat ini masih belum ada, tetapi bukanlah berarti perbuatan ini dibiarkan begitu saja. Sejauh ini, bila terjadi kasus hukum yang menyangkut dunia maya (cyber space) pihak penegak hukum (baik itu polisi maupun jaksa) akan menggunakan azas-azas hukum yang terdapat di dalam KUHP kita, dan nantinya bila telah masuk dalam persidangan biasanya hakim juga akan mencoba menggali lagi persoalan ini lebih lanjut dengan mempertimbangkan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat.<br />
<strong><br />
Kapan kita benar-benar menjadi korban phising?</strong></p>
<p>Ketika mulai mengisi username dan password. Memang tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan ada sesuatu yang tidak beres. Pengguna tetap masuk ke account seperti semula. Tapi tahukah anda? Sebelum masuk ke account aslinya, terjadi beberapa tahap pencurian.</p>
<p>Username dan password yang kita masukan di halaman tipuan akan disimpan dan dikirim pada kreator phising. Baru kemudian halaman web diforward (redirect) ke halaman login asli dan masuk ke account pengguna seperti biasanya.<br />
<strong><br />
Bagaimana caranya melawan phising?</strong></p>
<p>Untuk mengalahkan kejahatan phising, dianjurkan :</p>
<p>1. Secara rutin untuk mengganti password agar tidak mudah dicuri.<br />
2. Setiap kali masuk halaman web, perhatikan dengan seksama address-nya. Halaman tipuan atau bukan. Biasanya halaman tipuan walaupun secara tampilan sama tapi pasti ada perbedaan di alamat webnya. Jika halaman asli Yahoo, maka pasti akan terlihat yahoo.com. Sedangkan halaman tipuan itu akan menampilkan alamat seperti www.geocities.com/rose_ayu01 atau yg lain (pokoknya beda dengan alamat  web aslinya)<br />
3. Yg terakhir &#8220;Jgn lupa banyak-banyak berdoa&#8221;, Hehe&#8230;</p>
<p>Mungkin itu dulu yg bisa saya share saat ini. Next time, kita akan kupas Cyber Crime yang lainnya. Mungkin kalau ada yg pernah mengalami atau bahkan menjadi korban &#8220;phising&#8221; ini bisa bertukar pengalaman. Kita bersama mencari solusinya. DItunggu komentarnya ya..</p>
<p>Viva TI Indonesia.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/57/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/57/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=57&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/04/14/waspada-phising-mulai-gencar-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/ini-adalah-situs-phising.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Internet-ku lambat bgt, Napa ya? Sejuta Alasan, Sejuta Saran, Sejuta Pemecahan</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2008/03/13/internet-ku-lambat-banget-kenapa-ya-sejuta-alasan-sejuta-saran-sejuta-pemecahan/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2008/03/13/internet-ku-lambat-banget-kenapa-ya-sejuta-alasan-sejuta-saran-sejuta-pemecahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 03:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini demi melanjutkan (baca:melengkapi) postingan atau lebih tepatnya curhat masalah bandwidth di negeri ini yg imbasnya juga ternyata mengena ke sektor2 lokal dimana kita berada (corporate) dan bahkan ke sektor diri pribadi (pengguna personal). Tetapi benarkah ini masalah bandwidth semata? Apa sebenarnya makhluk yg bernama bandwidth tersebut ? Di dunia analog (komunikasi analog, seperti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=27&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/telkomvision4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-59" src="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/telkomvision4.jpg?w=216&#038;h=156" alt="" width="216" height="156" /></a><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tulisan ini demi melanjutkan (baca:melengkapi) postingan atau lebih tepatnya curhat masalah bandwidth di negeri ini yg imbasnya juga ternyata mengena ke sektor2 lokal dimana kita berada (corporate) dan bahkan ke sektor diri pribadi (pengguna personal). </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Tetapi benarkah ini masalah bandwidth semata? <span id="more-27"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Apa sebenarnya makhluk yg bernama <a title="Lihat di wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Bandwidth" target="_blank">bandwidth</a> tersebut ? Di dunia analog (komunikasi analog, seperti halnya radio dan televisi saat ini) bandwidth dikenal sebagai : range frekuensi (dari min ke maks) yang digunakan oleh sinyal pembawa (carrier) informasi, satuanya hz (heartz). Tetapi di dunia digital (komunikasi digital, seperti halnya komputer dan internet) defenisinya tidak sama, dalam hal ini bandwidth adalah : jumlah bit yang dapat dikirimkan per satuan waktu. Di dunia bisnis IT ada lagi istilah bandwidth volume, yg didefenisikan sebagai ukuran besar data (space) maksimal yg boleh ditransfer oleh pelanggan melalui koneksi tersebut. Misalnya jika provider menentukan spec 1 GByte/bulan, maka ini artinya maksimal data yg dapat anda transfer melalui koneksi tersebut adalah 1 Giga Byte. Ini tentu berbeda dengan defenisi bandwidth yang dimaksud pada tulisan ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Berdasarkan defenisi pertama, maka jika bandwidth internet anda 384kbps artinya dalam satu detik dapat dikirimkan data sebanyak 384 kilo bit (kb). Jika anda memaksa untuk menggunakan satuan Byte (satuan yg lebih kita akrabi) maka bagi aja angka tersebut dengan 8 (sebab 1 Byte=<span> </span>8 bit) sehingga menjadi 384kb/8= 48 kByte. Dan sekarang kita dapat berkata bahwa dengan bandwidth 384kbps tersebut dalam waktu 1 detik dapat terkirim data sebesar 48 kB, yg berarti juga untuk data sekitar 500 kB (genapan dari 480 kb) maka waktunya sekitar 10 detik, dan jika data tersebut 1MB (2 x 500kB) maka waktunya menjadi 20 detik (2 x 10). Hitungan ini cuma kira2 saja dan tentu saja masih sangat kasar. Kenapa kasar ? Karena ternyata 1 kilo (K) dalam IT tidak benar-benar 1000 (seribu), dan 1 mega (M) tidak benar2 1000.000 (sejuta). Tepatnya di dunia IT 1 kilo itu adalah 1024 dan 1 mega adalah = 1048576. Dalam kaitan dengan masalah transfer data bit di atas, ternyata selama proses transfer terjadi, terlibat juga (ikut ditransfer) bit-bit lain (misalnya bit pengontrol transmisi), sehingga bit yg ditransfer melebihi dari data yg sesungguhnya. Belum lagi masalah propogasi (tergantung media) dan delay antrian (masalah kelincahan device perantara) yang turut juga menentukan waktu transfer (latency) ini.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ah… ini kok jadi terlampau teknis … </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><em>Baiklah, kembali ke pertanyaan awal di atas,“Kenapa koneksi internet menjadi lambat ?“.</em></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Ini pertanyaan standar yg sering diajukan para user ke provider, ke admin, atau ke petugas IT lain yg sejenis. Ini bisa saja terjadi karena user merasa ada ketidak-wajaran akibat dari defenisi kewajaran berinternet yang dia pahami, dan/atau akibat rangsangan nafsu yg kelewat tinggi dalam hal ber-internet-ria-an tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Napa ini terjadi ya ? </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Untuk memahami fenomena ini tentu kita sebaiknya mencari informasi yg se-objektif-nya, karena kalo tidak, akan ada-ada saja yang mengeruk di air yg keruh sebagai celah pemanfaatan bahkan semacam pemaksaan agar terjadi deal bisnis [baru]. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Baik</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">saya menawarkan corat-coret berikut untuk mengulas permasalahannya dan mengajak anda berdiskusi (menambah informasi) melalui pemaparan sejumlah alasan yg pernah saya ditemui. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Mungkin saja lambatnya (ke-lemotan) koneksi internet anda akibat dari beberapa hal berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><span style="font-family:Georgia;font-size:small;">1. </span>Karena besar bandwidth yang disewa dengan jumlah terminal yang menggunakannya berada di bawah standar kenyamanan. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Misal bandwidth yang anda sewa 256kbps dan terminal yang lagi konek ke internet 50, maka rata-rata (jika memang rata) akan mendapat 256/50 = 5.12 kbps. Ini berada dalam level ketidaknyamanan berinternet (&lt;10kbps), jika sekedar dikaitkan dengan bandwidth saja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : tentu dengan menaikkan besar bandwidth yg disewa. Sejumlah provider untuk kalangan corporate menawarkan bandwidth mulai dari 64kbps, 128kbps, 256kbps, 512kbps, 1Mbps, dan seterusnya. Tawaran besaran bandwidth ini juga diiringi dengan tawaran rasio-nya seperti : 1:1 (clear), 1:4, 1:8, 1:16 dan seterusnya. Akhirnya anda juga akan ditawari dengan sejumlah cara (media) koneksi jika memang alternatif lain dimiliki oleh provider tersebut, katakanlah apakah melalui : wireless, kabel atau fo.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">2.  Karena sejumlah terminal/user menggunakan bandwidth melebihi jatah </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">rata2 yang semestinya, sehingga sebagian user kehilangan jatah nyamannya. Misal bandwidth yang disewa 256kbps dan terminal yang lagi menggunakan hanya 20, berarti rata2 semestinya mendapat 256kbps/20 = 12.8kbps, dan ini berada dalam zona kenyamanan (&gt;10kbps). Tetapi ternyata ada beberapa user yang aktivitasnya sangat mnyedot bandwidth, misal aktivitas download, upload dan turunannya yg semacam itu, maka terganggulah kenyamanan teman2 lain sesama komunitas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Setiap user diberitahu agar mau menahan nafsu downloadnya atau gunakan bandwidth/user/service management, yaitu semacam aplikasi yg diletakkan di server yg dapat mengontrol bandwidth, dan service yg digunakan oleh setiap user/client.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">3.  Bandwidth yang disewa cukup besar (misal 384kbps) tetapi oleh karena tidak clear (1 : 1) maka bandwidth tersebut berbagi pakai dengan tetangga sebelah. Misal jika anda menyewa bandwidth 1:4,<span> </span>ini artinya ada 3 tetangga lain di luar corporate anda yg juga menggunakan jatah tersebut. Layanan Speedy yang ditawarkan PT. Telkom kabarnya ( dari hasil ngobrol dgn salah seorang petugas lapangan) ternyata memiliki ratio 1:8. Beberapa provider internet [swasta] umumnya secara terang2 an menyatakan pilihan (menu) ratio bandwidth yang diperdagangkannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Sewa-lah bandwidth yg clear (1:1), atau jika tidak mampu berdoalah agar tetangga anda di sebelah (untuk 1:8 berarti anda memiliki 7 tetangga) tidak menggunakan internet seheboh (serakus) para user di corporate anda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">4.   <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena traffik internet secara keseluruhan (situasi di tengah perjalanannya) memang lagi padat. Internet adalah interkoneksi berbagai jaringan melalui suatu device utama yg disebut dengan router. Perjalanan data menuju tujuannya akan ditransfer melalui satu router ke router lain. Jika router2 tersebut gagal menentukan jalur terbaik bagi lintasan data anda, maka bisa saja data tersebut berputar dari satu lokasi ke lokasi lain sebelum [benar-benar] tiba ke tujuannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Biasakan baca bismillah setiap di awal bekerja… Artinya berdoalah agar setiap data milik anda akan melewati jalur yg lurus dan benar, dan diridhai-NYA.<span> </span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Wingdings;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">5.   <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena server yg sedang anda akses dalam kondisi sangat sibuk dalam melayani client lain yg juga turut mengakses. Misal anda lagi mengakses server Yahoo dan pada saat yg sama sejumlah besar user lain juga mengakses server Yahoo tersebut sehingga jadinya anda mendapat waktu antrian yg cukup lama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Jangan ngotot utk mengakses server yg lagi sibuk. Gitu aja kok repot. Tapi biasanya untuk server yg berlevel profesional pasti kinerja dari server tersebut<span> </span>selalu di-upgrade oleh pengelolanya. Besok2 coba aja lagi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">6.   <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena komputer yg anda gunakan terjangkiti penyakit <em>malicious program</em> (virus, trojan dan sejenisnya) yg mampu me-lemotkan akses anda. Sejumlah manusia2 (programmer) berbakat telah memproduksi program yang sifatnya dapat melemahkan bahkan merusak sistem. Katakanlah mereka adalah manusia2 hebat yg beraliran hitam dan kita2 adalah korban kehebatan sekaligus kehitaman mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Cara paling ampuh agar komputer anda tak terjangkiti ”virus” dari internet adalah dengan menjauhkan komputer anda dari internet itu sendiri. Ini saran serius lho, sebab saran ini direkomendasi oleh William Stalling sendiri sebagai salah satu ahli yg buku2 IT-nya banyak dipakai dimana2. Saran lain anda diharap berhati2 dalam memilih server yg dikunjungi, karena beberapa situs seringkali memasang perangkap untuk pengunjungnya. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dan terakhir, pasang juga program anti virus yg anda percayai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">7.   <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena provider jasa internet belum paham untuk bermain jujur. Mereka ibaratnya menggunakan timbangan palsu, di alat timbangannya 1 kilogram padahal aslinya 800 gram. Dalam hal ini kita sendiri sebagai user juga kesulitan untuk membuktikannya. Tau kenapa ? Karena sampai saat ini tidak ada alat pengukur bandwidth yang standar atau yg disetujui bersama, cmiiw.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Jika anda (corporate anda) profesional maka buatlah MoU yg detail (berpihak ke anda) sebelum deal transaksi benar2 terjadi. Atau dengarkan (koleksi) keluhan2 pelanggan sebelumnya terhadap provider tersebut. Tetapi biasanya, semakin jujur sang provider maka semakin mahal harga kestabilan bandwidth yg ditawarkannya. Kejujuran di jaman ini memang mahal, ah ini memang jaman sial. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-indent:-18pt;">8.   <span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Karena ukuran kenyamanan berinternet anda di atas rata2. Dalam hal ini kenyamanan bisa berarti waktu transfer dan bisa juga ditambah dengan kstabilan koneksi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Saran cara mengatasinya</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> : Kalo anda membutuhkan koneksi broadband yakinkan bahwa anda memang benar2 membutuhkannya (menurut FCC broadband adalah bandwidth 200kbps ke atas, tentu saja ukuran ini untuk per satu koneksi, bukan keroyokan). Koneksi kualitas broadband terutama dibutuhkan untuk layanan <em>data streaming</em> semacam aplikasi video conference. Apakah anda membutuhkan itu ? Jika tidak, fokuskan aja pada kstabilan koneksi anda. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;" align="left">Itu saja dulu…,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Tapi, percayalah bahwa ini cuma corat-coret doang ! Makanya gak akan nyampe sejuta-an gitu lah …</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;">Sumber : Herianto (herianto.unsada.ac.id)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=27&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2008/03/13/internet-ku-lambat-banget-kenapa-ya-sejuta-alasan-sejuta-saran-sejuta-pemecahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2008/04/telkomvision4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mengurangi Stress</title>
		<link>http://darwana70.wordpress.com/2007/12/18/tips-menghilangkan-stress/</link>
		<comments>http://darwana70.wordpress.com/2007/12/18/tips-menghilangkan-stress/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Dec 2007 12:50:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Darmawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan ku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://darwana70.wordpress.com/2007/12/18/tips-menghilangkan-stress/</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah membaca dari blog seorang teman yaitu tips sederhana untuk mengurangi stress adalah dengan menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan kita. Artinya otak kiri dan otak kanan harus seimbang bebannya agar tidak stress. Biasanya yang paling sering stress adalah otak kiri. Otak kiri ibarat seorang insinyur yang kerjaan tiap harinya berhubungan dengan logika, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=15&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://darwana70.files.wordpress.com/2007/12/images1.jpg" title="images1.jpg"><img src="http://darwana70.files.wordpress.com/2007/12/images1.thumbnail.jpg?w=500" alt="images1.jpg" /></a>Saya pernah membaca dari blog seorang teman yaitu tips sederhana untuk mengurangi stress adalah dengan menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan kita. Artinya <span id="more-15"></span>otak kiri dan otak kanan harus seimbang bebannya agar tidak stress.</p>
<p>Biasanya yang paling sering stress adalah otak kiri. Otak kiri ibarat seorang insinyur yang kerjaan tiap harinya berhubungan dengan logika, analisis, perhitungan dll. Sedangkan otak kanan ibarat seniman yang selalu mengurusi masalah keindahan, perasaan, ketenangan, dll. Jadi bila kita stress itu berarti beban otak kiri kita berlebih sehingga harus diimbangi dengan mengaktifkan otak kanan kita.</p>
<p>Caranya bagaimana? Mudah saja dengan mendengarkan musik, melukis, nge-game, bernyanyi, dll. Ini akan memaksimalkan otak kanan kita. Jadi bilamana stress, saya akan mengimbanginya dengan memutar lagu-lagu kesukaan saya lewat mp3/mp4 biar stressnya hilang.</p>
<p>Tapi kalau pas ngerjain programming nih, secara trus mentok n mentok lagi, ya tetep aja stress <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/darwana70.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/darwana70.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/darwana70.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/darwana70.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=darwana70.wordpress.com&amp;blog=2321138&amp;post=15&amp;subd=darwana70&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://darwana70.wordpress.com/2007/12/18/tips-menghilangkan-stress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cd07f36c20908c2cb478cc3dc06cc72f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">darwana70</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://darwana70.files.wordpress.com/2007/12/images1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
